Dari Sungai Wos untuk Alam Gianyar: Gerakan Tanam Pohon Bersama Bupati Mahayastra

Jumat, 17 Oktober 2025, 13:45 WIB

INIBALI.COM – Bupati Gianyar I Made Mahayastra bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Gianyar dan warga melakukan aksi penanaman ratusan pohon di sepanjang sisi Sungai Wos, kawasan Puspa Aman, Desa Lodtunduh.

Kegiatan pada Jumat, 17 Oktober 2025 pagi, ini juga dirangkaikan dengan aksi bersih-bersih lingkungan yang melibatkan para pimpinan dan staf Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Gianyar.

Dalam arahannya, Bupati Mahayastra menekankan pentingnya menumbuhkan kembali budaya menanam pohon sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan.

“Banyak orang menebang, tapi lupa menanam. Padahal menanam pohon adalah cara sederhana namun penting untuk menjaga kelestarian alam,” ujarnya.

Ia menambahkan, dahulu masyarakat memiliki kebiasaan menanam bibit baru setiap kali menebang pohon.

“Sekarang, kebiasaan itu kerap hanya simbolik—yang ditebang pohonnya, yang ditanam rantingnya saja. Ini harus kita ubah. Mari mulai kembali menanam pohon dengan kesadaran penuh,” tegasnya.

Menurut Mahayastra, menjaga pohon di sepanjang aliran sungai sama artinya dengan menjaga sumber-sumber mata air.

“Di sepanjang Sungai Wos terdapat banyak mata air yang disucikan, baik untuk petirtan maupun keperluan spiritual lainnya. Jika kita tidak menjaga kawasan ini, sumber air bisa mengering. Karena itu, hari ini kita mulai dari sini, dari bantaran Sungai Wos, untuk merawat alam,” tuturnya.

Mahayastra juga mengajak masyarakat untuk menanam pohon di pekarangan rumah atau lahan masing-masing sebagai bentuk keteladanan. “Apa pun yang kita hasilkan bersumber dari alam, maka sudah sepatutnya kita menjaga alam agar tetap lestari,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar I Wayan Arsana mengatakan kegiatan bersih-bersih dan penanaman pohon ini dilaksanakan dalam rangka peringatan Tumpek Wariga, hari pemuliaan tumbuh-tumbuhan dalam ajaran Hindu.

Kegiatan tersebut, kata Arsana, sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dan provinsi dalam menjaga keseimbangan alam.

“Penanaman pohon dan aksi bersih-bersih ini merupakan bentuk nyata kepedulian kita terhadap kelestarian lingkungan. Terlebih, saat ini kita memasuki musim hujan, sehingga kebersihan harus dijaga untuk mencegah banjir dan dampak lingkungan lainnya,” kata Arsana.***

Berita Terkait