Bandara Ngurah Rai Catat Rekor 143 Ribu Pergerakan Pesawat dan 24,1 Juta Penumpang pada 2025

Rabu, 14 Januari 2026, 10:27 WIB

INIBALI.COM — Bandara Inernasional I Gusti Ngurah Rai mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025 dengan melayani total 24.125.161 penumpang.

Dari jumlah tersebut, 15.177.283 penumpang atau sekitar 63 persen merupakan pelaku perjalanan internasional, sementara 8.947.878 penumpang atau 37 persen berasal dari penerbangan domestik.

Capaian ini menegaskan peran Bandara I Gusti Ngurah Rai sebagai gerbang utama pariwisata nasional sekaligus konektivitas internasional.

Secara rata-rata, pergerakan penumpang mencapai sekitar 2 juta penumpang per bulan, atau setara dengan 66.000 pergerakan penumpang per hari, baik untuk kedatangan maupun keberangkatan.

Dari sebaran rute, Cengkareng tercatat sebagai tujuan dengan jumlah penumpang tertinggi mencapai 4,23 juta penumpang, disusul Singapura sebanyak 2,69 juta, Kuala Lumpur 1,76 juta, Surabaya 1,31 juta, serta Melbourne 1,15 juta penumpang.

Puncak trafik penumpang sepanjang 2025 terjadi pada bulan Juli, dengan total mencapai 2,3 juta penumpang atau rata-rata 76.005 pergerakan penumpang per hari.

Pada periode yang sama, jumlah kedatangan penumpang juga mencatatkan angka tertinggi, yakni 1.181.942 penumpang, yang terdiri atas 741.213 penumpang internasional (63 persen) dan 440.729 penumpang domestik (37 persen).

Tingginya trafik tersebut sejalan dengan periode libur musim panas dan libur sekolah yang mendorong lonjakan mobilitas wisatawan dan masyarakat menuju Bali.

Seiring dengan pertumbuhan jumlah penumpang, trafik pesawat di Bandara I Gusti Ngurah Rai sepanjang 2025 tercatat mencapai 143.312 pergerakan, terdiri atas 78.222 penerbangan internasional (55 persen) dan 65.090 penerbangan domestik (45 persen).

General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati mengatakan dominasi penerbangan internasional didorong oleh peningkatan konektivitas udara yang signifikan.

“Sepanjang 2025 tercatat ada 13 aktivasi rute internasional baru, beberapa di antaranya merupakan rute perdana seperti Newcastle (Australia), Cheongju (Korea Selatan), Saigon (Vietnam), dan Sichuan (China). Ini menunjukkan permintaan perjalanan ke Bali sangat positif,” ujarnya, belum lama ini.

Sementara itu, berdasarkan data Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, pada periode Januari–Desember 2025 tercatat 7,1 juta warga negara asing (WNA) datang ke Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Penumpang pemegang paspor Australia masih mendominasi dengan 1,67 juta orang atau 23 persen, disusul India sekitar 584 ribu orang, serta Republik Rakyat Cina sebanyak 560 ribu orang.

Berbanding lurus dengan trafik penumpang dan pesawat, layanan kargo sepanjang 2025 juga didominasi kargo internasional. Tercatat 78,5 ribu ton kargo internasional (72 persen) dan sekitar 30 ribu ton kargo domestik, sehingga total produksi kargo mencapai 108 ribu ton dalam setahun.

“Kami memastikan peningkatan trafik ini tetap diimbangi dengan kualitas pelayanan yang konsisten. Fokus kami adalah menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien bagi seluruh penumpang,” pungkas Nugroho Jati.***

Berita Terkait