Dekranasda Bali Fashion Day 2026 Jadi Panggung Nyata Kebangkitan IKM Lokal

Rabu, 28 Januari 2026, 09:13 WIB

INIBALI.COM – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat Industri Kecil dan Menengah (IKM) lokal melalui penyelenggaraan Dekranasda Bali Fashion Day (DBFD) 2026.

Kegiatan perdana yang digelar di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Senin 26 Januari 2026 malam, langsung mencatat transaksi penjualan produk IKM Bali Bangkit lebih dari Rp255 juta hanya dalam satu kali pelaksanaan.

Capaian tersebut disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali selaku Ketua Harian Dekranasda Provinsi Bali dalam laporannya pada pelaksanaan DBFD 2026 yang dihadiri Ibu Nancy Prananda Prabowo, Wayan Koster, serta Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ibu Putri Koster, bersama para Ketua Organisasi Wanita, Ketua Dekranasda kabupaten/kota se-Bali, dan jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali.

Ia menjelaskan, DBFD merupakan gagasan Ketua Dekranasda Provinsi Bali yang secara nyata diarahkan untuk mengangkat omzet pameran IKM Bali Bangkit.

Dalam satu kali pelaksanaan tersebut, transaksi penjualan tercatat melampaui Rp255 juta berdasarkan data aplikasi yang bekerja sama dengan Bali Mall. Nilai ini disebut masih berpotensi bertambah karena belum seluruh pembelian tercatat dalam sistem.

Pada pelaksanaan perdananya, DBFD 2026 melibatkan empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik, Dinas Pariwisata, serta Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga, dengan total 108 model.

Seluruh busana yang ditampilkan merupakan produk IKM yang dibeli langsung dari tenant pameran IKM Bali Bangkit, sehingga perputaran ekonomi terjadi secara langsung di tingkat pelaku usaha lokal.

DBFD 2026 mengusung tema Wastra Hitakara, yang menegaskan bahwa keindahan wastra dan busana Bali tidak hanya bernilai seni dan estetika, tetapi juga memberi manfaat ekonomi nyata bagi pelaku IKM.

Beragam kategori busana ditampilkan, mulai dari pakaian adat ke kantor hari Kamis, busana ke kantor hari Selasa, hingga busana kasual yang merepresentasikan keseharian masyarakat.

Ke depan, Dekranasda Bali Fashion Day direncanakan digelar sebanyak sembilan kali sepanjang 2026 secara bergilir dengan melibatkan perangkat daerah.

Setiap perangkat daerah akan memperoleh kesempatan tampil satu kali dalam setahun sebagai bentuk keberpihakan berkelanjutan terhadap produk IKM Bali.

Selain DBFD, pameran IKM Bali Bangkit di Art Center Denpasar juga akan terus dilaksanakan sepanjang tahun hingga 2030.

Program ini diarahkan untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai pusat belanja produk lokal berkualitas atau one stop shopping bagi masyarakat.

Melalui rangkaian program ini, Dekranasda Provinsi Bali berharap dukungan seluruh pemangku kepentingan terus menguat, sehingga IKM Bali semakin berdaya saing, tumbuh berkelanjutan, dan mampu menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri.***

Berita Terkait