Lepas Kontingen KTNA, Jaya Negara Minta Delegasi Denpasar Berikan Penampilan Terbaik

Sabtu, 20 Juni 2026, 06:05 WIB

INIBALI.COM – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, secara resmi melepas kontingen Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Denpasar yang akan mewakili Provinsi Bali pada Pekan Nasional (Penas) XVII Tahun 2026 di Provinsi Gorontalo. Pelepasan berlangsung di Kantor Wali Kota Denpasar, Jumat 19 Juni 2026.

Kontingen asal Kota Denpasar akan mengikuti sejumlah cabang kegiatan dalam ajang nasional tersebut. Wali Kota Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan semangat para anggota kontingen yang dipercaya membawa nama Bali di tingkat nasional.

Menurutnya, meraih prestasi terbaik tentu menjadi harapan setiap kontingen. Namun, ia menekankan agar seluruh peserta tetap menjunjung tinggi sportivitas dan memberikan penampilan terbaik selama mengikuti kompetisi.

“Tidak hanya mengejar gelar juara, melalui pelaksanaan Penas ini kami berharap para peserta dapat saling bertukar informasi dan pengalaman dengan kontingen dari daerah lain, sehingga berbagai inovasi yang diperoleh nantinya bisa dikembangkan di daerah masing-masing,” ujar Jaya Negara.

Sementara itu, Ketua KTNA Kota Denpasar, I Wayan Merta Jiwa, mengatakan Kota Denpasar mengirimkan delapan peserta yang akan memperkuat kontingen Provinsi Bali pada Penas XVII 2026 di Gorontalo.

Ia menjelaskan, para peserta akan mengikuti beberapa cabang kegiatan, di antaranya lomba peragaan hasil olahan kakul, asah terampil, dan unjuk tangkas.

“Kami berharap Penas ini menjadi sarana penguatan kapasitas anggota KTNA Kota Denpasar, khususnya dalam pengembangan teknologi dan usaha di bidang pertanian, baik budidaya tanaman, peternakan, maupun usaha pengolahan hasil pertanian lainnya. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperluas wawasan dan jaringan kerja sama dengan KTNA dari seluruh Indonesia,” kata Wayan Merta.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Penas XVII juga menjadi wadah pertukaran informasi mengenai pengembangan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan yang berpotensi diterapkan dan dikembangkan di Kota Denpasar.

Dengan demikian, keikutsertaan kontingen tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga membawa manfaat bagi kemajuan sektor pertanian dan perikanan di Kota Denpasar.***

Berita Terkait