INIBALI.COM — Rangkaian Island Connection Night (ICONITE) 2026 menjadi bukti nyata penguatan ekosistem pariwisata berbasis komunitas di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan.
Dalam satu hari, tiga agenda strategis sekaligus—ICONITE Exhibition, ICONITE Table Top (Buyer Meet Seller), dan ICONITE Party—berhasil mempertemukan pelaku industri lokal dengan mitra global, sekaligus memberi ruang apresiasi bagi pekerja pariwisata.
Chairman TIKERS (The Island’s Keepers) I Wayan Sudirta menegaskan ICONITE bukan sekadar agenda seremonial, melainkan instrumen nyata untuk menjaga denyut ekonomi pariwisata pulau.
Menurutnya, kolaborasi antarpelaku lokal, pasar internasional, dan pemerintah desa menjadi kunci agar pariwisata tumbuh berkelanjutan dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“ICONITE kami rancang sebagai ruang bertemu yang konkret—bisnis berjalan, operasional diperkuat, dan para pekerja di lapangan tetap menjadi pusat perhatian,” ujar Sudirta di sela kegiatan, Kamis (30/1/2026).
Agenda hari itu dibuka dengan ICONITE Table Top, forum B2B bertajuk Buyer Meet Seller yang mempertemukan 40 mitra perjalanan internasional dari pasar Australia, Eropa, dan Asia dengan 24 pelaku industri utama dari Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan.
Sesi ini memfasilitasi diskusi bisnis langsung untuk memperluas akses pasar global bagi akomodasi, operator fast boat, aktivitas wisata, hingga spa.
Sejalan dengan penguatan pasar, ICONITE Exhibition menghadirkan pameran solusi operasional yang menyasar efisiensi industri lokalS.
Sebanyak 11 perusahaan pendukung perhotelan memamerkan produk dan layanan untuk memperlancar rantai pasok, sekaligus mempertemukan vendor dengan PIC hotel dan restoran agar proses pengadaan lebih efektif.
Menutup rangkaian, ICONITE Party digelar sebagai bentuk apresiasi bagi sekitar 300 profesional perhotelan—pegawai hotel, restoran, dan spa—yang selama ini menjadi garda depan layanan pariwisata.
Peserta pameran di antaranya Guest Pro, Tema Hospitality, Singaraja Beer, Island Vodka Mix, Hundred Seeds, DND Pest Control, Eco Clean, Alga Matrass, Vania, Natalia, dan PT Multi Bali.

Bagi TIKERS, perayaan ini menegaskan bahwa keberlanjutan industri tidak hanya ditopang transaksi bisnis, tetapi juga penghargaan terhadap sumber daya manusia.
Kegiatan ICONITE 2026 turut mendapat dukungan Pemerintah Desa Lembongan. Kepala Desa Lembongan, I Ketut Arjaya, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif kolaboratif yang memperkuat posisi Lembongan dan Ceningan sebagai destinasi kelas dunia yang bertumbuh dari kekuatan komunitasnya sendiri.
Dengan tiga agenda dalam satu hari, ICONITE 2026 menegaskan peran komunitas pelaku industri sebagai penggerak utama pariwisata pulau—menghubungkan pasar global, memperkuat operasional lokal, dan menjaga semangat para pekerja di lapangan.***
