Ed Brea, General Manager The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel, The Heritage Collection. mengatakan Beautiverse bukan hanya sekadar acara pameran, tapi merupakan gerakan yang menyatukan industri, praktisi, dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan hidup sehat secara menyeluruh—fisik, mental, dan spiritual.
“Nilai-nilai ini sejalan dengan filosofi Tri Hita Karana yang kami pegang di The Meru Sanur,” ungkap Ed Brea.
Pengunjung Beautiverse dimanjakan dengan beragam aktivitas, mulai dari pameran produk skincare dan makeup, seminar edukatif soal kesehatan kulit, pentingnya penggunaan sunscreen, demo hingga kompetisi rias wajah.
Brand-brand ternama seperti Paragon Group, Vaseline, dan Skintific ikut berpartisipasi.
Tak hanya itu, berbagai workshop interaktif digelar bersama komunitas lokal, seperti kelas detoksifikasi, pembuatan parfum, hingga pelatihan pemasaran digital untuk produk kecantikan.
Sejumlah influencer seperti Edho Zell, Jovi Adhiguna, Rachel Goddard, dan Arik Cahya Dewi turut memeriahkan sesi talkshow.

Dari sisi wellness, Beautiverse menyajikan seminar dan sesi interaktif dengan praktisi nasional, seperti morning yoga bersama aktor sekaligus instruktur yoga Anjasmara, meditasi dengan instruktur Bali Usada, hypnotherapy dari Maja Healing, hingga face mapping oleh Ayurvedagram Bali.
“Bali memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis wellness. Lewat Beautiverse, kami ingin memperkuat dan memberdayakan seluruh komunitas dalam ekosistem ini,” tambah Hanna.
Mengangkat tema “Empowering Inner Beauty, Celebrating Outer Glow”, Beautiverse ingin menjadi manifestasi berkelanjutan dari semangat hidup sehat dan cantik secara holistik.
Rencananya, ajang ini akan kembali digelar pada 2026 dengan skala yang lebih besar.
