INIBALI.COM – Festival Tanah Lot ke-6 yang akan berlangsung pada 21–25 Agustus 2025 diprediksi bakal menyedot animo besar wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Panitia menargetkan jumlah kunjungan mencapai 20.000 hingga 30.000 orang selama lima hari penyelenggaraan.
Dengan tema “Prayajana Samudrasya Adiswara” yang bermakna persembahan dan pengorbanan terhadap kekuatan samudra, festival ini akan menampilkan kombinasi seni, budaya, dan hiburan modern khas Bali.
Rangkaian acara mencakup pertunjukan tari dan musik tradisional, lagu pop Bali, parade gebogan, hingga lomba ukir buah dan sayur.
Klinik kuliner juga digelar untuk memperkenalkan cita rasa khas Bali, sementara puluhan IKM dan UMKM lokal dilibatkan untuk memasarkan produk mereka.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan festival yang setiap tahun hadir dengan inovasi baru.
“Setiap tahun selalu ada sesuatu yang berbeda, sehingga kehadirannya senantiasa ditunggu, khususnya oleh masyarakat Kediri sebagai penyangga,” kata Sanjaya dikutip dari keterangan resmi, Rabu 20 Agustus 025 .
Kata dia festival ini bukan hanya agenda budaya, tetapi juga motor penggerak ekonomi. Dengan tingginya target kunjungan, Sanjaya berharap UMKM dan perekonomian masyarakat sekitar Tanah Lot semakin berkembang.
Festival Tanah Lot dinilai sebagai bukti kolaborasi pemerintah, desa adat, dan masyarakat dalam mengangkat pariwisata Bali, sekaligus memperkuat posisi Tabanan sebagai destinasi acara kreatif bertaraf internasional.***
