Pihak sekolah kini sedang mengupayakan bus pengganti untuk membawa rombongan siswa dan guru kembali ke Bali. Selain itu, mereka juga meminta bantuan pengawalan dari polisi untuk memastikan perjalanan pulang berjalan dengan aman.
“Kejadian ini membuat siswa kami mengalami trauma. Kami akan berupaya semaksimal mungkin agar mereka bisa kembali dengan selamat dan tenang,” tutur Made Indra.***
